EduNusa v.01
31 October 2026
EduNusa adalah tutor AI Socratic yang belajar dari buku pelajaran murid sendiri dan berjalan offline di sekolah. Murid dipandu berpikir, bukan diberi jawaban, sementara guru memantau proses belajar setiap murid.
Proyek CoE AILO Telkom University: tutor AI Socratic untuk sekolah
EduNusa
Tutor AI Socratic yang belajar dari buku pelajaran muridnya sendiri, dan berjalan offline di sekolah. Murid dipandu berpikir, bukan diberi jawaban, hingga ke daerah 3T.
Tim dan perjalanan proyek
Riset CoE AILO Telkom University yang dihilirkan menjadi produk oleh PT Nusa Inspira Teknologi, startup binaan program inkubasi CoE AILO.
Tim pengembang
Pencipta pada Surat Pencatatan Ciptaan No. 001468103
- Rizky Fadhillah
- Indra Aulia
- Agus Pratondo
- David Chandra
- M. Azwar Zulmi
Jejak
- Tahap requirement dan analisis
- Tahap pengembangan
- Tahap fine-tuning dan optimasi
- Pertama kali diumumkan di Jakarta Barat
- Pengajuan pencatatan hak cipta program komputer
- Soft launching sebagai produk Sovereign AI di SATRIA Summit 2026
Peta jalan
Fondasi tutor
Tutor Socratic, latihan soal, dashboard guru, ingest buku PDF dan Markdown.
Lebih adaptif
Penilaian jawaban murid yang lebih adaptif, progres per bab, pujian dan bintang.
Siap dipasang
Model yang dilatih khusus, uji di perangkat sekolah, paket instalasi Docker.
Data anak tidak pernah meninggalkan sekolah
AI pendidikan yang berdaulat, dari ruang kelas sendiri. Data, materi, dan mesin AI-nya berada di bawah kendali sekolah.
Seluruh sistem berjalan offline di perangkat sekolah.
- Data tetap di sekolahTidak dikirim ke layanan pihak ketiga.
- PIN 6 digit untuk siswaDengan batas percobaan login.
- Percakapan kedaluwarsaTeks dihapus otomatis setelah 90 hari secara bawaan.
- Cadangan dan akses per peranHanya pihak berwenang yang dapat mengakses.
Kedaulatan dan kemandirian bangsa
Kedaulatan data anak
Data belajar murid tidak keluar dari sekolah dan tidak dikirim ke layanan cloud pihak ketiga, termasuk luar negeri.
Kemandirian teknologi
Berjalan offline di perangkat sekolah, tanpa bergantung pada layanan AI berbayar dari luar negeri.
Berbasis buku sendiri
Tutor menjawab dari buku pelajaran murid Indonesia, bukan dari konten internet yang tidak terkurasi.
Dari sekolah Indonesia, untuk murid Indonesia. Data, materi, dan mesin AI-nya berada di bawah kendali sekolah.
Belajar dengan tutor AI, bahkan tanpa internet
Kesenjangan akses internet paling terasa di sekolah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
sekolah dasar di Indonesia belum terakses internet pada 2024.
Sumber: data Kemendikdasmen, diolah GoodStatsTetap jalan tanpa sinyal
Semua fitur berjalan offline di perangkat sekolah.
Melengkapi program konektivitas
Tetap bekerja saat internet satelit putus atau bandwidth terbatas.
Menguatkan guru
Membantu murid di kelas besar atau kelas rangkap saat guru terbatas.
Kualitas belajar yang setara
Tutor dan buku yang sama untuk murid di kota maupun di pelosok.
Kontribusi pada tiga misi Asta Cita
Teknologi AI pendidikan yang mandiri, melatih murid berpikir kritis, dan menjangkau desa.
Kemandirian bangsa
Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsaTeknologi AI pendidikan yang berjalan mandiri di sekolah, dengan data anak yang tetap berada di Indonesia.
SDM, sains, teknologi, dan pendidikan
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan…Tutor Socratic melatih murid berpikir kritis, bukan menyalin jawaban; guru mendapat data proses belajar.
Membangun dari desa dan dari bawah
Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinanSekolah di desa dan daerah 3T mendapat tutor yang sama berkualitasnya, tanpa menunggu internet.
Rujukan: delapan misi Asta Cita Prabowo–Gibran.

