NOTAM AI Generator
28 July 2025
Dikembangkan CoE AILO Telkom University bersama AirNav Indonesia, NOTAM AI Generator adalah SAFE AI karya anak bangsa yang mempercepat penyusunan NOTAM berformat ICAO demi keselamatan dan kedaulatan informasi penerbangan Indonesia.
Proyek CoE AILO Telkom University bersama AirNav Indonesia
NOTAM AI Generator
Safe AI karya anak bangsa untuk keselamatan dan kedaulatan informasi penerbangan Indonesia. Petugas menulis kondisi bandara dengan bahasa sehari-hari, AI menyusun draf NOTAM berformat ICAO, dan personel AirNav yang memutuskan.
Coba alurnya
Pilih contoh pesan, lalu tekan Generate NOTAM.
Contoh pesan bebas dari Originator
Hasil NOTAM item E akan muncul di sini setelah Anda menekan Generate NOTAM.
Lihat prompt yang dikirim ke LLM
Lihat prompt yang dikirim ke LLM
Lihat prompt yang dikirim ke LLM
Lihat prompt yang dikirim ke LLM
Tim dan perjalanan proyek
Peneliti Telkom University dan praktisi AirNav Indonesia bekerja dalam satu tim, dari pengumpulan data sampai aplikasi yang dipakai sehari-hari.
Tim pengembang
Pencipta pada Surat Pencatatan Ciptaan No. 001231164 dan penulis paper IEEE ICCAI 2025
- Indra AuliaPemimpin pengembangan, CoE AILO Telkom University
- Muhammad Izzah Alfatih
- M. Azwar Zulmi
- Roni Irmadi Prasetyo
- Kresna Adi Catur Yogo
- Ulul Azmi
- Julius Hermawan
- Rizwan Noor Hasfrian
- David Chandra
- Hermawan Novitriyanto
- Setio Anggoro
- Veranty
Jejak
- FGD finalisasi NOTAM AI di AirNav Indonesia
- Dipamerkan di peresmian RICH Telkom Corpu
- MoU AirNav Indonesia dan Telkom University
- Peluncuran awal aplikasi di AirNav, Tangerang
- Telkom Group Innovation Showcase, RICH Telkom Corpu
- INARI Expo, JCC Jakarta
- Paper terbit di IEEE Xplore (ICCAI 2025)
- Hak cipta program komputer tercatat
- Laboratorium Riset AI AirNav–CoE AILO diresmikan
- Dipamerkan di SATRIA Summit 2026
- USTDA Reverse Trade Mission, Arlington, AS
Dari bahasa sehari-hari ke format ICAO
NOTAM wajib memakai singkatan ICAO DOC 8400, padahal tidak semua pengaju ahli kodifikasi. Tim membangun lapisan pengetahuan yang menyuplai singkatan yang tepat ke LLM, tanpa melatih ulang modelnya.
- Langkah
Teks bebas
Ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Inggris.
- Langkah
Pecah per frasa
N-gram menangkap frasa seperti “landasan pacu”.
- Langkah
Cocokkan ke kamus
Jarak indel tetap mengenali kata yang salah ketik.
- Langkah
Susun prompt
Instruksi, input, dan singkatan yang relevan.
- Langkah
LLM menulis item E
Lalu diperiksa manusia.
AI menyusun, manusia memutuskan
Draf dari AI masuk ke alur review empat peran yang sama dengan proses penerbitan NOTAM di AirNav. Setiap keputusan wajib bercatatan dan tercatat di sistem.
Originator
Menulis pesan, generate, memeriksa draf AI, lalu Submit. Satu-satunya peran yang bisa generate.
ATS
Mereview pesan dan NOTAM, lalu memberi keputusan.
PIA
Mereview data dari ATS, atau langsung dari Originator bila dipilih.
NOF
Memberi review akhir atas data yang diterima PIA.
AI tidak pernah menerbitkan NOTAM sendiri. AI hanya menyusun draf; keputusan akhir selalu di tangan personel berwenang AirNav.
Langit berdaulat butuh informasi penerbangan milik sendiri
Data dari Indonesia, metode rancangan sendiri, aman sejak desain, dan dipakai institusi Indonesia. Itulah dasar kemandirian teknologi transportasi udara.
Ruang udara Kepulauan Riau dan Natuna masuk FIR Jakarta dan dilayani AirNav Indonesia sejak 21 Maret 2024. Wilayah layanan makin luas, kebutuhan NOTAM yang cepat dan akurat ikut bertambah.
Dasar: Perpres 109/2022, disetujui ICAO 15 Desember 2023Kedaulatan data
Pengetahuan berasal dari NOTAM Indonesia dan praktisi AirNav, termasuk kamus singkatan dan sinonim Bahasa Indonesia.
Kedaulatan pengetahuan
Metode retrieval dirancang tim Telkom University dan AirNav, diakui lewat publikasi IEEE ICCAI 2025.
Kemandirian operasional
Alur kerja, hak akses, dan review mengikuti proses NOTAM di AirNav, bukan produk impor yang dipaksakan.
Fondasi milik sendiri
Data, kamus, retrieval, dan alur kerja buatan dalam negeri.
Mesin AI dalam negeri
LLM open-weight di server AirNav atau pusat data nasional.
NOTAM lengkap
Item Q sampai E, terintegrasi dengan AIS nasional.
Ukur dan sebarkan
Ukur dampak, lalu replikasi ke domain transportasi lain.
Kontribusi nyata pada lima misi Asta Cita
Hilirisasi riset kampus menjadi sistem operasional BUMN navigasi penerbangan.
Pertahanan, keamanan, dan kemandirian bangsa
NOTAM di ruang udara Indonesia disusun dengan teknologi dan pengetahuan sendiri.
Lapangan kerja berkualitas dan infrastruktur
Memperkuat infrastruktur digital navigasi udara dan peran talenta AI nasional.
SDM, sains, dan teknologi
Kolaborasi kampus dan BUMN menghasilkan riset bereputasi IEEE dan talenta AI penerbangan.
Nilai tambah di dalam negeri
Dari laboratorium Telkom University menjadi sistem operasional AirNav.
Reformasi birokrasi
Pengajuan digital, terlacak, dan bercatatan dari Originator hingga NOF.
Rujukan: delapan misi Asta Cita Prabowo–Gibran. Judul misi diringkas.
Dikaji dengan SAFE AI Telkom University dan kerangka AI EASA
SAFE AI adalah kerangka yang menjadi pijakan setiap inovasi CoE AILO. EASA (European Union Aviation Safety Agency) adalah otoritas keselamatan penerbangan Uni Eropa yang menyusun AI Roadmap 2.0 untuk penerbangan.
Secure & Sustainable
- Wajib login, fitur generate hanya untuk Originator.
- API key layanan AI disimpan di server, bukan di browser.
- Tanpa fine-tuning, hemat komputasi dan energi.
- Peta jalan: LLM di server dalam negeri agar data NOTAM tidak keluar negeri.
Accurate & Accountable
- Singkatan diambil dari kamus ICAO DOC 8400 untuk menekan halusinasi.
- Diuji dengan 900 pasangan NOTAM riil Indonesia.
- Setiap keputusan review bercatatan dan statusnya terlacak.
Fast & Fair
- Draf NOTAM siap kurang dari 30 detik.
- Bisa ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Inggris.
- Pengaju tidak harus ahli kodifikasi; cukup dibuka lewat browser.
Explainable & Ethical
- Konteks singkatan berasal dari kamus yang dapat diaudit.
- AI hanya menyusun draf; keputusan akhir di tangan personel AirNav.
- Dibangun bersama 50+ praktisi AirNav dan dipublikasikan di IEEE.
Posisi pada kerangka AI EASA
Rujukan: EASA AI Roadmap 2.0, dipaparkan EASA di ICAO APAC DGCA ke-61, 2026.
Level 1: AI membantu personel, keputusan tetap pada manusia.
Jaminan AI dan pengelolaan data
Dibangun dan diuji dengan 900 pasangan NOTAM riil Indonesia.
Transparansi dan keterjelasan
Konteks singkatan dari kamus yang dapat diaudit; prompt bisa diperiksa.
Pengawasan manusia
Reviewer dapat menerima, merevisi, atau menolak setiap draf.
Etika dan penerimaan
Disusun bersama 50+ praktisi AirNav dan dipublikasikan di IEEE.
Enam gerbang pengaman
- 1. Akses terkendaliWajib login; generate hanya untuk Originator
- 2. Input lengkapBandara, waktu UTC, jadwal, runway, isi NOTAM
- 3. Grounding RAGSingkatan dari kamus ICAO, menekan halusinasi
- 4. Cek OriginatorPengaju memeriksa draf AI sebelum submit
- 5. Review ATS dan PIAAccepted, Revision, atau Rejected bercatatan
- 6. Review akhir NOFDinyatakan sesuai oleh personel berwenang
Satu aplikasi web untuk seluruh alur
Cukup dibuka lewat browser. Login wajib dan setiap menu mengikuti hak akses peran.

